Rabu, 09 Oktober 2019

BB Booster #2: Menu hari ke-1

Menu hari #1
Sarapan (07.00)
- Nasi Lemak + Telur dadar + sayur bayam
- Susu min 50 ml

Camilan#1 (10.00)
- Biskuit/ Puding Susu + Buah
- Jus jeruk+ ekstra food + multivitamin

Makan siang (13.00)
- Nasi Lemak + Soto daging
- Susu min 50 ml

Camilan#2 (15.00)
- Ubi manis/biskuit/cereal/ finger food

Makan malam (18.30 -19.00)
- Nasi biasa + sop kaki

Catatan:
- Setiap makanan berkuah bening, wajib diberi lemak tambahan (minyak) 2 sdm.


BB Booster#1: Pendahuluan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحيمِ
Takaran zat gizi yang dibutuhkan di usia 1-3 tahun:

  • Energi/kalori gizi makronya 1.000 kkal
  • Protein 25 g
  • Air 1,1—1,4 liter atau 5—7 gelas per hari.
  • Gizi mikro: vitamin A 400 RE, Folat 150 µ, kalsium 500 mg, zat besi 8 mg, yodium120 µg, dan zinc/seng 8,3 mg.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi yang telah ditetapkan oleh Kemenkes RI lewat Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 Tahun 2013, inilah jumlah kebutuhan kalori anak setiap hari:
  • Usia 0-6 bulan: 550 Kkal per hari
  • Usia 7-11 bulan: 725 Kkal per hari
  • Usia 1-3 tahun: 1125 Kkal per hari
  • Usia 4-6 tahun: 1600 Kkal per hari
  • Usia 7-9 tahun: 1850 Kkal per hari
Tabel berikut merupakan rangkuman tumbuh kembang fisik anak normal sesuai usianya, berdasarkan standard yang disarankan oleh WHO untuk usia anak 1 tahun 6 bulan.
KeteranganLaki-lakiPerempuan
Underweight7.8 kg7.2 kg
Normal Bawah8.8 kg8.1 kg
Ideal Bawah9.8 kg9.1 kg
Ideal10.9 kg10.2 kg
Ideal Atas12.2 kg11.6 kg
Normal Atas13.7 kg13.2 kg
Overweight15.3 kg15.1 k

Berat badan Hira per 09 Oktober 2019 (1 tahun 5 bulan 23 hari) 8,7kg.
Target penambahan berat badan minimal 1 ons/pekan agar dapat tercapai berat badan ideal sebelum atau saat usia 24 bulan.

Sabtu, 21 September 2019

Sayang Ayah (ke dokter di Tegal)

MaasyaaAllah, tabarakallah.
Ada pengalaman unik & lucu ketika Hira, ayah dan umma ke Tegal untuk kontrol rutin Hira & cek kesehatan ayah sabtu kemarin.
Jadi ketika diruang dokter saat ayah akan di cek tekanan darahnya oleh suster, raut wajah Hira tiba² panik dan sedih, tak lama kemudian tangisnya pecah. Berkali² umma dan ayah menenangkan, memberi tahu bahwa itu hal yang biasa dan tidak menyakitkan. Sejenak hira pun bisa sedikit tenang, tangisnya hilang. Tapi raut wajahnya masih menunjukan ekspresi sedih. Begitu pengecekan selesai, Hira langsung minta turun...tangannya diulurkan seperti ingin cepat² menggapai tangan ayahnya. Pokoknya dramatik sekali😂.
Belum lama Hira memegang tangan ayah, pak dokter sudah akan memeriksa lagi, Hira yang kemudian dipangku umma kembali menangis... Bodornya (lucunya) si ayah malah senyam-senyum sambil nahan ketawa melihat kelakuan Hira yang sebegitu khawatirnya sama ayah.
Kembali kami tenangkan Hira supaya tidak usah khawatir, bilang kalau diperiksa pak dokter itu tidak apa², hal yang biasa kalau sedang sakit. Dan disini ayah sebagai contoh teladan, karena tidak menangis saat diperiksa dokter.
Hira ketika ditanya 'Hira sayang ayah?' kadang jawabannya TIDAK😂, karena ayah memang sering ngeselin, suka jahilin Hira (jail emang orangnya teh😒). Tapi setelah kejadian tadi ayahnya jadi tahu betapa Hira sayang sama ayah😘
Sampai sekarang kalau inget kejadian diruang prakter dokter ayah sama umma kadang  masih ketawa² sendiri😂😂😂

Senin, 12 Agustus 2019

Agar Bangga Menjadi Ibu Rumah Tangga

Disclaimer: Tulisan ini hanya sebuah bentuk penyemangat diri sendiri, dikala hati merasa iri, sepi dan kurang syukur.

Kalau yang dicari adalah sanjung puji dunia tentang betapa pintarnya kamu, betapa kerennya public speakingmu, betapa hebatnya kamu mengurus semua hal dengan waktu yang sama dan itu semua hal terlihat. Maka pilihan menjadi ibu rumah tangga merupakan salah jalan.
Tapi kalau yang dicari kemuliaan akhirat, insyaAllah pilihan jadi ibu rumah tangga sudah betul, karena berarti sudah menunaikan salah satu syariat Allah yang memuat banyak percabangan disana. Yang tujuannya untuk memuliakan perempuan dan mencetak manusia yang mulia (terdidik dan tarbiyahnya terjaga).
Sedangkan dunia disisi Allah tidak lebih berharga dari patahan sayap nyamuk & bangkai kambing cacat.

Tapi kalau aku berkarir diluar rumah kesempatan untuk beribadah wajib seperti sholat jadi lebih mudah, bisa lebih tepat waktu, ga diganggu anak jadi kualitasnya lebih khusyu.
Nah..justru itu "apakah mereka berpikir tidak akan Kami uji setelah beriman?", inilah tantangannya, inilah ujiannya, sejauh mana kita bisa survive mempertahankan kualitas iman, sejauh mana kita gigih untuk menggapai tingkatan kemuliaan yang ingin kita capai. Tantanganya ga cuma ujian keimanan, tapi juga godaan dari setan yang 24 jam ga ada hentinya mengajak kita untuk lalai.
Terus kalau diuji sekian kali lipat dengan tantangan yg lebih banyak apa derajat pahalanya sama? Wallaahualam, tp yang jelas disini diri akan tertempa untuk jadi pribadi yang lebih shining, shimering, speldid kawan².

Tapi aku cape, kerja ku ga dihargai, dirumah dianggapnya senang², padahal mah u know lah...makanya bisa sampai ada baby blues yang bahkan berkelanjutan menjadi PPD (post partum depression), ibunya gila.
Udah, mulai sekarang tutup harapan untuk dihargai, dimata manusia kita mah siapa atuh, tapi yakinlah sekecil apapun itu kebaikan yang kita lakukan, akan bernilai dimata Allah. Jangan berputus asa pada Rahmat-Nya.

Mulai sekarang fokus pada hal² besar buibuk.
Menanamkan tauhid pada keluarga, bahwa hanya Allah lah satu²nya sesembahan yang patut disembah, bukan sayap nyamuk patah ataupun bangkai kambing cacat (dunia). Jangan sampai kita lengah lalu diperbudak hal paling terhina (dunia).


Rabu, 07 Agustus 2019

Make up Haul Pemula (2019)

Memasuki usia 26 tahun ini, sepertinya saya perlu belajar make up. Untuk membuat penampilan lebih presentable, bukan untuk siapa² (bahkan bukan untuk suami) tapi lebih ke penghargaan ke diri sendiri.
Berkutat dengan anak dan urusan domestik membuat saya mengesampingkan penampilan, hingga pada suatu ketika, saat bercermin saya melihat ibu muda kelelahan yang kucel, kumel, kusam dan kacau, terlihat menyedihkan. Sejenak saya menatap, lalu tertawa, lucu karena saya telah mengasihani diri sendiri. Wkwkwkwkwkw

Mulai dari skincare, saya sudah menetap dan memutuskan untuk tidak akan lagi pindah kelain hati skincare, karena telah menemukan yang cocok.
- Day cream zalfa ( lightening series)
- Night cream zalfa
- Facial wash zalfa
- Milk cleanser Viva (green tea)
- Toner Viva (green tea)

Lanjut ke makeup, sebagai pemula mari kita beli barang² seperlunya saja.
- Lip cushion emina (peach)
- bedak sari ayu (kuning pengantin)
- eye shadow palet 3 warna wardah
- Maskara bening nyx
- cheeklit emina
- Tinted moisturizer.

Minggu, 04 Agustus 2019

Persiapan Toilet Training Hira



Tak terasa Hira sudah memasuki usia 16 bulan, artinya sebentar lagi akan memulai fase toilet training (tt). Dari beberapa sumber dikatakan fase toilet training dilakukan antara usia 18 bulan - 3 tahun. Tergantung dari kesiapan orangtua dan anak.
Menurut artikel yang saya baca dari elhanalearningkit.com.
Balita, umumnya akan siap dilatih toilet training saat otot-ototnya mulai dapat mengontrol kandung kemih. Biasanya di usia 18 bulan ke atas. Selain itu ditandai juga dengan kesiapan fisik dan emosi serta bahasa di usia 2-3 tahun. Jika si kecil sudah bisa duduk tegak, diapernya kering 2-3 jam, mampu memahami instruksi sederhana dan sudah mampu mengatakan keinginannya, maka insya Allah dia sudah siap masuk ke fase toilet training.

Nah, sebelum memasuki masa 'siap' untuk memulai tolilet training, sayapun mulai menyiapkan beberapa hal yang sekiranya diperlukan pada saat proses toilet training berlangsung, ataupun sebagai pendukung yang diharapkan dapat meminimalisir drama (Insyaa Allah).
Diantaranya:
- Sounding, dimulai dari beberapa bulan yang lalu, tepatnya saat Hira memasuki usia 1 tahun, ketika dia sudah bisa berdiri, jongkok & berjalan. Saya teruskan sampai sekarang.
- Perbanyak stok celana, saya mulai membeli celana tambahan sebanyak 1 lusin ditambah celana dalamny(Antara males nyuci sama jaga² untuk cadangan 😂)
- Mengenalkan adab lewat buku, bagi saya buku berperan  sebagai media penunjang yang mempermudah ibu mengenalkan suatu hal baru kepada anak, termasuk mengenalkan adab toilet & tt.
Dari sekian banyak buku bagus tentang tt, saya memilih membeli buku bentuk softbook 3D (import) Alasannya karena dalam buku itu anak bisa diajak untuk ikut 'mengurus' si boneka yang hendak ke toilet. Soal redaksinya saya karang sendiri. Uniknya buku ini ada fitur celana lepas-pasang, pintu toilet buka-tutup, gulungan tissue 3D (yang saya kenalkan ke Hira sebagai handuk), dan simulasi mencuci tangan dari yang berbusa hingga bersih berkilaun setelah dibilas. Selain itu harganya yang pas dikantong *saya, IDR 57rban sudah termasuk ongkos kirim saat promo shopee gratis ongkir min 0 belanja heheheh.

- Mengenalkan adab ke kamar mandi secara langsung, saya mulai mencoba konsisten mengajak Hira membaca doa ketika akan dan sesudah dari kamar mandi, meskipun seringnya lupa 😅
Adapun adab² ke kamar mandi:

  • Membaca doa masuk kamar mandi
  • Masuk dengan kaki kiri
  • Tidak berbicara ketika dikamar mandi
  • Bersihkan kemaluan dengan tangan kiri
  • Mencuci tangan setelah buang hajat
  • Keluar dengan kaki kanan
  • Membaca doa keluar dari kamar mandi: غُفْرَانَكَ
    (GHUFROONAK: Ya Allah, aku memohon ampun kepadamu)
- Menerapkan adab ke diri sendiri terlebih dahulu, baru ajarkan ke anak. 

- Selalu berdoa kepada Allah , kita tidak punya daya dan upaya untuk menentukan apa yang akan terjadi nanti, makan harapan saya satu²nya setelah ikhtiar semampu yang saya bisa adalah berdoa, semoga Allah senantiasa memberikan pertolongan-Nya dan memberikan Umma kesabaran yang luas, agar toilet training ini bisa dilewati sesuai harapan & memupuk kemandirian untuk Hira.

Sekian berbagi cerita kali ini❤

Selasa, 09 Juli 2019

Kutabawa Flower Garden- Purbalingga


Hari ahad kemarin ayah & umma ajak Hira ke tempat wisata alam Kutabawa Flower Garden (KFG), yang menjadi pertimbangan memilih tempat ini untuk dikunjungi adalah adanya taman kelinci. Kami ingin mengajak Hira melihat kelinci secara langsung, karena sebelumnya Hira sudah sering sekali melihat kelinci di video teaternya Shimajiro dan dia selalu excited.
Jarak tempuh dari Randudongkal ke KFG ini sekitar 20 KM, dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Ketika akan masuk kawasan wisata jalannya banyak yang sedang dalam masa perbaikan, menanjak & berkelok cukup tajam.
Harga tiket masuknya adalah IDR 10.000, dengan tambahan biaya IDR 1500 untuk pembangunan desa, jadi total biaya yang dikeluarkan perorangnya adalah IDR 11500, anak kecil dibawah 2 tahun gratis.
Diloket pengecekan tiket kita diberi manisan nanas madu sesuai jumlah tiket yang dibeli.
Begitu masuk, mata langsung dimanjakan hamparan luas taman bunga yang indah, kalau sebelumnya pernah ke flower garden yang dilembang, ini 2 kalinya lebih luas.
Di sebelah kiri pintu masuk ada semacam foodcourt, sayangnya pilihan menu yang ditawarkan sangat sedikit sekali. Bagusnya adalah harganya bersahabat, meskipun rasa masakannya bisa dibilang memang standar.
Untuk satu porsi tempe mendoan (cukup banyak), air mineral dan satu porsi siomay total harganya adalah IDR 23.000.



Didalam taman kelinci (gambar screen shoot dari video)

Diluar taman kelinci

Selanjutnya kami menyusuri jalan taman sebelah kiri yang melewati taman kelinci hingga mencapai puncak bukit.
Untuk memasuki taman kelinci, kita dikenai biaya lagi sebesar IDR 5000/orang sudah termasuk seikat wortel untuk pakan kelinci & domba. Sayangnya, yang lebih dominan dan agresif mengejar makanan justru domba-dombanya, padahal tujuan utama kami berkunjung kesini untuk melihat & berinteraksi dengan kelinci pun namanya taman kelinci, jadi seharusnya yang lebih banyak kelincinya bukan (?). Berkali kali kami harus berlari-larian menghindari kawanan domba yang memaksa untuk diberi makan (aslinya ngeselin pisan si domba -_-). Selesai (lebih tepatnya menyerah wkwkw) bermain ditaman kelinci, kami meneruskan langkah keatas bukit, disana terdapat beberapa spot untuk berfoto dan tempat yg menjual tanaman hias.


Dari puncak bukit kami bisa melihat dengan jelas pemandangan indah hamparan bukit-bukit lainnya.
Selain berekreasi, mengunjungi objek wisata alam bisa sekaligus menjadi media pengenalan pemahaman Tauhid, dengan menunjukkan ke anak karya² menakjubkan ciptaan Alla Ta'ala sembari bertasbih memuji Nya.
‘Hira lihat, maasyaaAllah...gunungnya besar sekali ya, itu ciptaan Allah. Indah ya, bunganya cantik ya, maasyaaAllah bunga ini dan bunga² yg tadi ciptaan Allah juga, kelinci dan domba juga..sama² ciptaan Allah. MaasyaaAllah ya Hira yah, ’. Pas lagi ngomong kayak gitu diliatin orang2 ga sih? diliatin atuh hahahha. Tapi yaudahlah, balik lagi ke niat awal, diliatin dikit gapapa lah. Ehehehe
Sesudah puas menikmati pemandangan indah dari atas, kamipun memutuskan untuk langsung pulang.
Disepanjang jalan dari parkiran menuju lokasi, ada banyak penjual sayuran, aksesoris bertema taman bunga, penjual kelinci, buah stroberi dan makanan yang bisa kita beli untuk buah tangan.
Sekian cerita liburan kami kali ini, tidak banyak gambar yang diambil karena umma & ayah fokus jaga Hira hehe.