Senin, 13 Juli 2020

Rabu, 13 Mei 2020

Mengenalkan Fitrah Seksualitas #1

Salah satu fitrah manusia adalah memiliki gender, ada perbedaan antara laki² dan perempuan. Masing² telah Allah tetapkan kekurangan, kelebihan, hak dan kewajibannya. Kesemuanya  itu akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah. Dan orang tuanya lah yang berkewajiban untuk menuntun serta merawat anak, kembali pada fitrahnya dan juga sesuai dengan fitrahnya (laki² maupun perempuan).
Fitrah seksualitas anak ini bsik untuk dikenalkan sejak dini, minimalnya dia tau gendernya apakah laki² atau perempuan. Diusia Hira yang masih satu tahun ini, saya mencoba memberikan pemahaman tentang perbedaan laki² dan perempuan lewat perbedaan yang ia lihat dari sosok ayah dan ibunya. Dimana dalam keseharian, dia dikenalkan membedakan gender dari pakaiannya dan potongan rambutnya. Ya, baru hal sesederhana itu saja.
Selain itu saya juga merasa terbantu dengan buku bacaan Little Abid (untung ada yg jual ecer) yang judulnya "Aku berbeda dengan Syafa", disana dibahas bahwa tubuh adalah otoritas pribadi milik anak, siapapun tidak boleh ada yg melihatnya bahkan menyentuhnya, terkecuali untuk udzur tertu misalnya dokter saat memeriksa ketika sedang sakit. Dalam buku itu juga dibahas tentang batasan aurat laki² dan perempuan, perbedaan cara berpakaian dan adab umum tentang aurat seperti pakai handuk untuk menutup tubuh sehabis mandi, meski berada didalam rumah sendiri.
Eh ini kok jatohnya jd kaya review buku yah? Wkwkw. Yah pokoknya mah buku ini jadi media yg cukup membantu lah.
Dan alhamdulillahnya semenjak Hira diberi pengertian tentang gendernya perempuan, sekaramg pengennya kalau keluar pakai gamis & jilbab. MaasyaaAllah.. T-T.






Rabu, 19 Februari 2020

Hira 22 bulan

Umma, sini!! Umma, sinni!! engga hp. Cash cash.. (Dia nyuruh ummanya nyimpen hp biar di carge aja, terus minta ditemenin main).
MaasyaaAllah, selalu takjub sama kekuasaan Allah..inget banget waktu dia masih bayi merah. Ga bisa ngapa2in, sekarang udah bisa protes, gelar tikar sendiri, cuci tangan sendiri, ketoilet sendiri, main pura² jadi beragam profesi, plus banyak tanya bangettt...selalu mesti bilang "apa?" kalau belum puas sama jawabannya. Duh terharu..alhamdulillah..puja puji bagi Allah.. Hira terlahir lalu tumbuh dan berkembang tanpa suatu kekurangan apapun..

Yang paling bikin takjub, pas akhir pekan ummanya lagi cape banget, hira yang perasa dan peka langsung stop main. Maksa banget nyuruh ummanya tidur "umma bobo!", dia bener2 ga ngebolehin ummanya bangun dari tempat tidur, terus dia selimutin. MaasyaaAllah..tabarakallah..pengen mewek, sweet bgt anaknya teh. Terus dia lanjut main sambil maksa ayahnya nemenin, gantiin ummanya yg dia paksa tidur.

Pas besoknya ditanya, 'Hira kenapa kemarin nyuruh umma bobo?" Umma, syedihhhh..." hah? Hira nyuruh umma bobo gara2 umma sedih? 'Iyahh..umma..syedih...' wkwkwkw umma ga sedih, umma cuma cape sayang'

Selasa, 04 Februari 2020

Jumat, 31 Januari 2020

Berkunjung ke Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas

MaasyaaAllah, seneng banget kemarin bisa mampir ke Taman Purbasari. Rasanya kemarin kita "kecepetan" dan terburu² karena datengnya udah terlalu siang (ya namanya juga pulang kondangan), jadinya ga terlalu menikmati interaksi antara kita dan objek disana (apasih umm). Bahkan kemarin Hira pengen naik perahu bebek tapi ga sempet karena udah tutup akibat kesorean, padahal tiket naiknya gratis, meskipun gratis kota diwajibkan sewa baju pelampung seharga 3000 rupiah, duh masih terbilang murah bangetah itu mah.
Tiket masuk ke TP Purbasari ini 20.000 rupiah saja untuk dewasa dan anak usia 3 tahun keatas, sedangkan anak usia 3 tahun kebawah gratis tis tis..
Dan serunya lagi kita ga harus bayar² lagi setiap memasuki area taman dengan tema lain (kecuali film 3D, bayar 10.000/orang).
FYI TP Purbasari terdapat beberapa taman dengan tema berbeda, diantaranya....maaf lupa lagi nama persismya apa eheheh... yg jelas ada akuarium semi raksasa dan konco²nya yg lebih cilik, taman burung nusantara, kolam renang umum, taman buah naga, danau buatan, film 3D dan lainnya 😁




Ikan² yang ada disini kebanyakan Ikan peraian lokal, tapi ada juga ikan importnya, yakni Ikan Arapaima Gigas. Pun burung², kebanyakan burung² endemik daerah² yang ada di Indonesia.







Sekian cerita kunjungan kami ke Taman Pendidikan Purbasari Pnacuran Mas, maaf kalau isinya kurang berbobot & informatif, karena tujuan awalnya memang untuk konsumsi pribadi (arsip) yg dipublish wkwkwk. 
Fotonya seadaanya, curi² kesempatan disela² momong Hira yg maasyaaAllah lagi aktif²nya 😂

Minggu, 19 Januari 2020

BB Booster Hira #5: 1 Tahun 9 Bulan

Tak henti terucap syukur, alhamdulillah diusianya yagg 21 bulan ini berat badannya berhasil naik lagi jadi 9,8 kg. Sebagai pejuang suspek FTT & stunting, tentu angka timbangan yang terus naik merupakan kabar yang sangat menggembirakan.
Untuk rencana MPASI seminggu kedepan, nasi masih diberikan 3 kali sehari dengan porsi yang masih sama (sekenyangnya dia), sedangkan camilannya akan saya tawarkan lebih sering dan bervariasi (otak²; pempek; sosis daging; nugget; pudding susu; buah²an).
Untuk susu Hira masih minum morinaga chill go siap minum rasa stroberry. Saya tawarkan terus hingga sehari minimal habis 2 botol.
Untuk vitamin sudah dari 2 bulan yang lalu saya stop dulu, sebagai gantinya saya berikan ekstrafood HPAI (suplemen) + chiaseed.



Sabtu, 11 Januari 2020

Berkunjung ke The Village Purwokerto

Akhir pekan kemarin, sepulang dari menghadiri undangan pernikahan teman, kami mengunjungi The Village Purwokerto (TVP), tempat wisata yang sedang hits dikalangan ibu² anak balita wkwkwk.
Tiket masuk TVP bervariasi, tergantung waktu dan hari kunjungan. Untuk hari kerja dan IDR 15.000/orang dan akhir pekan IDR 23.000/orang, sedangkan kunjungan diatas jam 18.00 htm nya hanya IDR 10.000/orang (akhir pekan) dan IDR 5000/orang (hari kerja) dan gratis untuk anak usia dibawah 2 tahun.

Disana mata kita dimanjakan pemandangan luas dengan arsitektur bangunan bergaya Eropa. Namun, yang menarik bagi saya sebagai emak² adalah taman yang isinya berbagai macam hewan. Disini ada area kandang hewan yang bisa kita masuki dan memberi makan hewan tersebut dengan membeli pakan yang sudah disediakan pihak pengelola.
Memang tidak sebanyak dikebun binatang koleksi hewannya, tapi bisa dibilang cukup komplit untuk sekedar mengenalkan hewan² yang dekat dengan keseharian. Seperti domba, sapi, kelinci, burung merpati, ayam, ikan, kuda dan lainnya, selain itu ada juga hewan liar seperti kancil, kijang, rusa dan burung merak.

Untuk memasuki area kandang sapi, domba, kelinci, kijang, rusa, kancil, ayam, burung merak. Tidak dikenakan biaya sepeserpun, tapi jika ingin memberi makan hewan kita bisa membeli pakan seharga IDR 5000 untuk pakan Domba & sapi (selebihnya saya kurang tahu)





Sedangkan untuk memasuki area kandang burung, per-orang diwajibkan membayar IDR 10.000 (sudah termasuk pakan) maksimal 10 orang persesi (10 menit), begitu masuk kita langsung diserbu belasan merpati jinak yang memberondong minta makan. Selain merpati, juga terdapat burung kaka tua dan burung² kecil (kandang disekat).



Selanjutnya kami menaiki perahu motor untuk berkeliling sungai buatan dengan harga tiket IDR 20.000/orang dan IDR 10.000 untuk sebungkus pakan ikan (opsional). Momen menyusuri sungai buatan ini sangat menyenangkan, karena sepanjang sungai ikan² terus bergerombol mengikuti perahu yang kami naiki untuk minta makan 🤣


Berikut ini beberapa pemandangan yang saya tangkap lewat jepretan kamera Hp (tentunya pak ayah dan anak selalu jadi objek saya hehe).







Kesimpulan, TVP ini tempat yang cocok untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata keluarga, edukasi balita, maupun untuk sekedar foto² cantik, memperkaya feeds instagram. 

Jumat, 29 November 2019

Program Stimulasi Bahasa



Bismillah...
Sebenarnya tulisan ini dibuat untuk meyemangati diri sendiri, supaya tetap semangat & pantang menyerah membersamai Hira & memberikan stimulasi yang sesuai dengan tumbuh kembangnya, meskipun hasilnya tidak selalu langsung terlihat.
Apalagi stimulasi bahasa ini cukup butuh stok sabar, ibunya udah kayak radio yang terus-terusan ngomong sendiri, sering dicuekin, lamaaaa nunggu respon anak, pura² ngerti bahasa bayi supaya anak ngerasa dihargai, bahkan deg²an karena takut kelamaan nebak maksud anak yg ujungnya bisa tarum. Daannnnn....hasilnya masih segitu-segitu aja😂. Gapapa, yang penting sudah berusaha melakukan yang terbaik & dilakukan konsisten.

Baiklah.... Sebelum masuk ke pembahasan stimulasi apa yang diperlukan untuk mengembangkan kemampuan bahasa, mari kita tengok dulu para
meter- parameter perkembangan bahasa apa saja yang harus dicapai untuk anak sesuai usianya.
Gambar: Tahap perkembangan bicara, buku mommyclopedia, panduan lengkap merawat batita by dr. Meta Hanindita, Sp.A
Gambar : Panduan tumbuh kembang dan stimulasi anak usia 0-5 tahun by Rumah Dendelion, hal 35 Aspek Bahasa anak usia 18-24 bulan.

Gambar: Tabel intelegensi dalam buku Yes Your Baby is A Genius by Glenn Doman

Dari ketiga gambar cuplikan isi buku tersebut, dapat disimpulkan untuk anak usia antara 18-24 bulan, normalnya mampu mengucapkan 10-25 kata dan kalimat kombinasi dari 2 kata.
Lalu bagaimana jika tidak demikian? Maka harus dicari dan diselidiki faktor penyebabnya. Berdasarkan kulgram yang saya ikuti di group enthusias Gelnn Doman method, beberapa faktor yang memengaruhi terhambatnya perkembangan bahasa ialah:

  1. Kurangnya stimulasi intelegensi (contohnya: diajak berbicara dua arah, dibacakan buku)
  2. Terlalu banyak screen time (waktu menonton tv/gawai terlampau lama)
  3. Tekstur makanan (masih lembek, yang menyebabkan anak tidak mengunyah)
  4. Kurangnya aktifitas fisik (berlari, bermain di ruang terbuka dan luas dll)
Lalu berikut ini  aturan pertama "do and don't" dalam menstimulasi bahasa berdasarkan buku "yes your baby is a genius"


Setelah memahami aturan pokok/prinsip diatas, lanjut kepada stimulasi. Berdasarkan beberapa buku yang saya baca, point penting stimulasi bahasa adalah keaktifan pengasuh utama dalam berinteraksi dengan anak. Tidak hanya raga, pun jiwanya ikut hadir dalam membersamai anak. Simpulan ini cukup membuat saya tertampar, karena saya ibu rumah tangga, 24/7 selalu dekat raganya dengan anak, tapi rupanya jiwanya belum, pikirannya masih berkelana, entah pada tugas domestik ataupun pada hiburan² diri (teralalu asik pada gawai misalnya).
Berikut rangkuman dari berbagai sumber (buku & kulgram) stimulasi yang dapat dipraktekan untuk membantu mengembangkan kemampuan bahasa anak.

  1. Kurangi dan atau sama sekali tidak menonton TV / Gawai (screen time maksimal 30 menit/hari)
  2. Perbanyak bicara dua arah dengan anak (mengobrol, tanya jawab)
  3. Menerangkan benda kepada anak dengan detail (misal: Hira mau main balon merah? Ini balon warna merah), lakukan secara berulang, sebut terus saat bermain. 
  4. Perbanyak membacakan bukun untuk anak
  5. Jangan menggunakan bahasa bayi, gunakan bahasa yang benar ketika berbicara dengan anak (misal: anak berkata 'cacek' untuk cicak, maka kita tetap gunakan kata cicak saat berinteraksi dengan anak)
  6. Perkenalkan tekstur makanan keras/dewasa (bukan bubur) agar anak mengunyah sehingga dapat menstimulasi otot² pada mulut agar dapat melafalkan huruf dengan lebih baik.
  7. Perbanyak aktifitas fisik (jogging, bermain di taman, berenang, jalan sore dll)
  8. Kenalkan dengan berbagai macam makanan, rasa dan bau.
  9. Bernyanyi dengan melibatkan anak, ('topi saya bundar', biarkan anak mendapat bagian kata 'bundar' saat bernyanyi dst)
  10. Ajak bermain peran, sehingga ada interaksi dua arah. (Misal: bermain telpon²an, pembeli-penjual, pasien-dokter dsb)
  11. Memaikan alat siul (misal: peluit dsb)
  12. Sounding, dengan membisikan kata-kata penyemangat ke anak di detik² sebelum ia terlelap (misal: nak, terimakasih ya tadi sudah mau ngobrol sama umma, besok kita ngobrol lagi ya, Hira kalau mau minum bilang ke umma ya, kalau mau sesuatu bilang ke umma yah)
  13. Pijat khusus untuk menstimulasi bicara, bisa dilihat videonya di youtube.

Sekian. Sebagai tambahan jangan lupa untuk selalu berdoa, dan meluruskan niat apa yang akan kita lakukan semata² untuk mendapatkan Ridha Allah, menunaikan perintah-Nya, sebagai ibu yang menjadi madrasah pertama, yang wajib memberikan pendidikan terbaik bagi anak²nya.
Tetap semangat, jangan mudah menyerah❣


BB Booster #5: Hira 1 tahun 8 bulan

MaasyaaAllah tabarakallah..
Alhamdulillah...Hira naik lagi berat badannya dan sekarang menembus angka 9,1 kg. Terharu sekali...Allah Maha Baik memang...sesudah diuji anak sakit typus sekarang alhamdulillah nafsu makannya berangsur membaik.
Untuk menu sehari², hira saya beri makanan pokok 3 kali sehari.
Pagi: nasi+ telur /nasi+ nugget
Siang: nasi+ soto sapi
Malam: nasi+ ayam/ nasi+ bakso
Untuk camilannya saya tawarkan sesering mungkin, sejauh ini hira sukanya makan:
- beberoll (bisa habis 1-3 bungkus)
- pudding promina 1 bungkus
- misoa telur setengah porsi
- pempek (1 buah) / bakso ikan (3 buah)
Lalu untuk susunya, karena Hira sama sekali ga suka susu formula, bahkan pediasure yg dulu dia lumayan doyan, sekarang jd ga mau. Akhirnya minum susu morinaga chill g* (bukan promosi), karena selain hira suka kandungan didalamnya pun lebih komplit dibanding susu uht lainnya.
Semoga bulan berikutnya lebih banyak lagi gramasi kenaikan berat badannya Hira, sehingga bisa tercapai berat badan idealnya sebelum usia 2 tahun. Aamiin ya Rabbal'alaamiin.

Kamis, 14 November 2019

BB Booster #4: 1 tahun 7 bulan

Hari ini tepat usia Hira memasuki 1 tahu 7 bulan. MaasyaaAllah Tabarakallah hira udah mulai maik lagi BB nya meskipun ga sebanyak bulan² sebelumnya. Sempat turun jadi 8,5kg. Alhamdulillah puji syukur kepada Allah skrg hira udah 8,8. Semoga bulan depan bisa naik lagi satu kilo. Aamiin😢
Ayooo umma harus semangat dan fokus!!
Umma harus happy, biar bisa bikin Hira happy.
Semangat mawar, kamu pasti bisa. Ayo jangan males²an. Jangan galau²an. Fokusin ke Hira.
Semangat!! Semangat!!! Semangat!!!

Rabu, 30 Oktober 2019

Sekolah sama Umma


Sempat kebingungan untuk mengisi kegiatan harian Hira dirumah, akhirnya saya memutuskan untuk membuat kegiatan harian yang menyenangkan, terencana dan disusun secara sistematis dari hasil observasi kegiatan apa saja yang sekarang sedang Hira senangi, dia mampu lakukan & membantu memenuhi parameter perkembanganya sesuai tahapan usia. Dari hasil berselancar di internet,saya menemukan beberapa blog yang membahas tentang home schooling, diantaranya ada blognya mba Vika (Rumah Berbagi) yang menerapkan montessori dirumahnya, beliau memetakan area belajar menjadi 6 bagian, dan hal itu pula yang menjadi landasan 'pengajaran' yang akan saya terapkan ke Hira.
  • Kurikulum: Kurikulum pendidikan anak usia dini kelompok usia 1-2 tahun oleh Kiki Barkiah (baca selengkapnya disini
  • Area belajar:
  1. Practical Life
  2. Sensorial
  3. Language
  4. Math
  5. Culture
  6. Extension Lesson
  • Hasil Observasi (hal² yang disenangi anak saat ini):
  1. Menungkan air dari gelas ke gelas
  2. Tertarik pada alat tulis
  3. Memainkan stop kontak
  4. Lepas-pasang kabel charger hp
  5. Bermain dilapang
  6. Memainkan keran air
  7. Menyendoki beras
  8. Tertarik pada harmonika
  • Rencana Kegiatan (berdasarkan hasil observasi):
  1. Practical life: water pouring, scooping
  2. Sensorial : silinder block, music, bottle and the lids
  3. Language: reading, singing, flashcard, picture card
  4. Math : counting to ten, introducing number and its quantity 
  5. Culture : introducing ocean, reverse, cloud, forest through images.
  6. Extension lesson: adab, doa, reciting quran.

Selasa, 22 Oktober 2019

BB Booster #3: Pasca Typus

Bismillah.
Sedih banget di berat badannya hira yg dikit lagi masuk angka 9 Kg malah langsung turun drastis karena typus.
Sekarang usianya udah 1 tahun 6 bulan 8 hari dan masih di 8,5 Kg. Alhamdulillahnya masih di garis normal.
Harus buru² semangat lagi buat nata ulang MPASInya. Biar bisa ke kejar lagi.
Tadi pagi alhamdulillah ada makanan yg masuk walaupun ga begitu banyak. Sekarang anaknya udah ga mau sama sekali kalau di'paksa'. Musti lebih sabaaarrr banget. Nawarin berkali² dan stop kalau dia ga mau.
Dari pagi sampai siang ini udah masuk nasi dan lauknya 3sdm, pempek lenjer kecil 1 bh, puding 1 cup kecil, beberapa suap nasi goreng, semangka 1 mangkok 350ml.

Rabu, 09 Oktober 2019

BB Booster #2: Menu hari ke-1

Menu hari #1
Sarapan (07.00)
- Nasi Lemak + Telur dadar + sayur bayam
- Susu min 50 ml

Camilan#1 (10.00)
- Biskuit/ Puding Susu + Buah
- Jus jeruk+ ekstra food + multivitamin

Makan siang (13.00)
- Nasi Lemak + Soto daging
- Susu min 50 ml

Camilan#2 (15.00)
- Ubi manis/biskuit/cereal/ finger food

Makan malam (18.30 -19.00)
- Nasi biasa + sop kaki

Catatan:
- Setiap makanan berkuah bening, wajib diberi lemak tambahan (minyak) 2 sdm.


BB Booster#1: Pendahuluan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحيمِ
Takaran zat gizi yang dibutuhkan di usia 1-3 tahun:

  • Energi/kalori gizi makronya 1.000 kkal
  • Protein 25 g
  • Air 1,1—1,4 liter atau 5—7 gelas per hari.
  • Gizi mikro: vitamin A 400 RE, Folat 150 µ, kalsium 500 mg, zat besi 8 mg, yodium120 µg, dan zinc/seng 8,3 mg.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi yang telah ditetapkan oleh Kemenkes RI lewat Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 Tahun 2013, inilah jumlah kebutuhan kalori anak setiap hari:
  • Usia 0-6 bulan: 550 Kkal per hari
  • Usia 7-11 bulan: 725 Kkal per hari
  • Usia 1-3 tahun: 1125 Kkal per hari
  • Usia 4-6 tahun: 1600 Kkal per hari
  • Usia 7-9 tahun: 1850 Kkal per hari
Tabel berikut merupakan rangkuman tumbuh kembang fisik anak normal sesuai usianya, berdasarkan standard yang disarankan oleh WHO untuk usia anak 1 tahun 6 bulan.
KeteranganLaki-lakiPerempuan
Underweight7.8 kg7.2 kg
Normal Bawah8.8 kg8.1 kg
Ideal Bawah9.8 kg9.1 kg
Ideal10.9 kg10.2 kg
Ideal Atas12.2 kg11.6 kg
Normal Atas13.7 kg13.2 kg
Overweight15.3 kg15.1 k

Berat badan Hira per 09 Oktober 2019 (1 tahun 5 bulan 23 hari) 8,7kg.
Target penambahan berat badan minimal 1 ons/pekan agar dapat tercapai berat badan ideal sebelum atau saat usia 24 bulan.

Sabtu, 21 September 2019

Sayang Ayah (ke dokter di Tegal)

MaasyaaAllah, tabarakallah.
Ada pengalaman unik & lucu ketika Hira, ayah dan umma ke Tegal untuk kontrol rutin Hira & cek kesehatan ayah sabtu kemarin.
Jadi ketika diruang dokter saat ayah akan di cek tekanan darahnya oleh suster, raut wajah Hira tiba² panik dan sedih, tak lama kemudian tangisnya pecah. Berkali² umma dan ayah menenangkan, memberi tahu bahwa itu hal yang biasa dan tidak menyakitkan. Sejenak hira pun bisa sedikit tenang, tangisnya hilang. Tapi raut wajahnya masih menunjukan ekspresi sedih. Begitu pengecekan selesai, Hira langsung minta turun...tangannya diulurkan seperti ingin cepat² menggapai tangan ayahnya. Pokoknya dramatik sekali😂.
Belum lama Hira memegang tangan ayah, pak dokter sudah akan memeriksa lagi, Hira yang kemudian dipangku umma kembali menangis... Bodornya (lucunya) si ayah malah senyam-senyum sambil nahan ketawa melihat kelakuan Hira yang sebegitu khawatirnya sama ayah.
Kembali kami tenangkan Hira supaya tidak usah khawatir, bilang kalau diperiksa pak dokter itu tidak apa², hal yang biasa kalau sedang sakit. Dan disini ayah sebagai contoh teladan, karena tidak menangis saat diperiksa dokter.
Hira ketika ditanya 'Hira sayang ayah?' kadang jawabannya TIDAK😂, karena ayah memang sering ngeselin, suka jahilin Hira (jail emang orangnya teh😒). Tapi setelah kejadian tadi ayahnya jadi tahu betapa Hira sayang sama ayah😘
Sampai sekarang kalau inget kejadian diruang prakter dokter ayah sama umma kadang  masih ketawa² sendiri😂😂😂

Senin, 12 Agustus 2019

Agar Bangga Menjadi Ibu Rumah Tangga

Disclaimer: Tulisan ini hanya sebuah bentuk penyemangat diri sendiri, dikala hati merasa iri, sepi dan kurang syukur.

Kalau yang dicari adalah sanjung puji dunia tentang betapa pintarnya kamu, betapa kerennya public speakingmu, betapa hebatnya kamu mengurus semua hal dengan waktu yang sama dan itu semua hal terlihat. Maka pilihan menjadi ibu rumah tangga merupakan salah jalan.
Tapi kalau yang dicari kemuliaan akhirat, insyaAllah pilihan jadi ibu rumah tangga sudah betul, karena berarti sudah menunaikan salah satu syariat Allah yang memuat banyak percabangan disana. Yang tujuannya untuk memuliakan perempuan dan mencetak manusia yang mulia (terdidik dan tarbiyahnya terjaga).
Sedangkan dunia disisi Allah tidak lebih berharga dari patahan sayap nyamuk & bangkai kambing cacat.

Tapi kalau aku berkarir diluar rumah kesempatan untuk beribadah wajib seperti sholat jadi lebih mudah, bisa lebih tepat waktu, ga diganggu anak jadi kualitasnya lebih khusyu.
Nah..justru itu "apakah mereka berpikir tidak akan Kami uji setelah beriman?", inilah tantangannya, inilah ujiannya, sejauh mana kita bisa survive mempertahankan kualitas iman, sejauh mana kita gigih untuk menggapai tingkatan kemuliaan yang ingin kita capai. Tantanganya ga cuma ujian keimanan, tapi juga godaan dari setan yang 24 jam ga ada hentinya mengajak kita untuk lalai.
Terus kalau diuji sekian kali lipat dengan tantangan yg lebih banyak apa derajat pahalanya sama? Wallaahualam, tp yang jelas disini diri akan tertempa untuk jadi pribadi yang lebih shining, shimering, speldid kawan².

Tapi aku cape, kerja ku ga dihargai, dirumah dianggapnya senang², padahal mah u know lah...makanya bisa sampai ada baby blues yang bahkan berkelanjutan menjadi PPD (post partum depression), ibunya gila.
Udah, mulai sekarang tutup harapan untuk dihargai, dimata manusia kita mah siapa atuh, tapi yakinlah sekecil apapun itu kebaikan yang kita lakukan, akan bernilai dimata Allah. Jangan berputus asa pada Rahmat-Nya.

Mulai sekarang fokus pada hal² besar buibuk.
Menanamkan tauhid pada keluarga, bahwa hanya Allah lah satu²nya sesembahan yang patut disembah, bukan sayap nyamuk patah ataupun bangkai kambing cacat (dunia). Jangan sampai kita lengah lalu diperbudak hal paling terhina (dunia).


Rabu, 07 Agustus 2019

Make up Haul Pemula (2019)

Memasuki usia 26 tahun ini, sepertinya saya perlu belajar make up. Untuk membuat penampilan lebih presentable, bukan untuk siapa² (bahkan bukan untuk suami) tapi lebih ke penghargaan ke diri sendiri.
Berkutat dengan anak dan urusan domestik membuat saya mengesampingkan penampilan, hingga pada suatu ketika, saat bercermin saya melihat ibu muda kelelahan yang kucel, kumel, kusam dan kacau, terlihat menyedihkan. Sejenak saya menatap, lalu tertawa, lucu karena saya telah mengasihani diri sendiri. Wkwkwkwkwkw

Mulai dari skincare, saya sudah menetap dan memutuskan untuk tidak akan lagi pindah kelain hati skincare, karena telah menemukan yang cocok.
- Day cream zalfa ( lightening series)
- Night cream zalfa
- Facial wash zalfa
- Milk cleanser Viva (green tea)
- Toner Viva (green tea)

Lanjut ke makeup, sebagai pemula mari kita beli barang² seperlunya saja.
- Lip cushion emina (peach)
- bedak sari ayu (kuning pengantin)
- eye shadow palet 3 warna wardah
- Maskara bening nyx
- cheeklit emina
- Tinted moisturizer.

Minggu, 04 Agustus 2019

Persiapan Toilet Training Hira



Tak terasa Hira sudah memasuki usia 16 bulan, artinya sebentar lagi akan memulai fase toilet training (tt). Dari beberapa sumber dikatakan fase toilet training dilakukan antara usia 18 bulan - 3 tahun. Tergantung dari kesiapan orangtua dan anak.
Menurut artikel yang saya baca dari elhanalearningkit.com.
Balita, umumnya akan siap dilatih toilet training saat otot-ototnya mulai dapat mengontrol kandung kemih. Biasanya di usia 18 bulan ke atas. Selain itu ditandai juga dengan kesiapan fisik dan emosi serta bahasa di usia 2-3 tahun. Jika si kecil sudah bisa duduk tegak, diapernya kering 2-3 jam, mampu memahami instruksi sederhana dan sudah mampu mengatakan keinginannya, maka insya Allah dia sudah siap masuk ke fase toilet training.

Nah, sebelum memasuki masa 'siap' untuk memulai tolilet training, sayapun mulai menyiapkan beberapa hal yang sekiranya diperlukan pada saat proses toilet training berlangsung, ataupun sebagai pendukung yang diharapkan dapat meminimalisir drama (Insyaa Allah).
Diantaranya:
- Sounding, dimulai dari beberapa bulan yang lalu, tepatnya saat Hira memasuki usia 1 tahun, ketika dia sudah bisa berdiri, jongkok & berjalan. Saya teruskan sampai sekarang.
- Perbanyak stok celana, saya mulai membeli celana tambahan sebanyak 1 lusin ditambah celana dalamny(Antara males nyuci sama jaga² untuk cadangan 😂)
- Mengenalkan adab lewat buku, bagi saya buku berperan  sebagai media penunjang yang mempermudah ibu mengenalkan suatu hal baru kepada anak, termasuk mengenalkan adab toilet & tt.
Dari sekian banyak buku bagus tentang tt, saya memilih membeli buku bentuk softbook 3D (import) Alasannya karena dalam buku itu anak bisa diajak untuk ikut 'mengurus' si boneka yang hendak ke toilet. Soal redaksinya saya karang sendiri. Uniknya buku ini ada fitur celana lepas-pasang, pintu toilet buka-tutup, gulungan tissue 3D (yang saya kenalkan ke Hira sebagai handuk), dan simulasi mencuci tangan dari yang berbusa hingga bersih berkilaun setelah dibilas. Selain itu harganya yang pas dikantong *saya, IDR 57rban sudah termasuk ongkos kirim saat promo shopee gratis ongkir min 0 belanja heheheh.

- Mengenalkan adab ke kamar mandi secara langsung, saya mulai mencoba konsisten mengajak Hira membaca doa ketika akan dan sesudah dari kamar mandi, meskipun seringnya lupa 😅
Adapun adab² ke kamar mandi:

  • Membaca doa masuk kamar mandi
  • Masuk dengan kaki kiri
  • Tidak berbicara ketika dikamar mandi
  • Bersihkan kemaluan dengan tangan kiri
  • Mencuci tangan setelah buang hajat
  • Keluar dengan kaki kanan
  • Membaca doa keluar dari kamar mandi: غُفْرَانَكَ
    (GHUFROONAK: Ya Allah, aku memohon ampun kepadamu)
- Menerapkan adab ke diri sendiri terlebih dahulu, baru ajarkan ke anak. 

- Selalu berdoa kepada Allah , kita tidak punya daya dan upaya untuk menentukan apa yang akan terjadi nanti, makan harapan saya satu²nya setelah ikhtiar semampu yang saya bisa adalah berdoa, semoga Allah senantiasa memberikan pertolongan-Nya dan memberikan Umma kesabaran yang luas, agar toilet training ini bisa dilewati sesuai harapan & memupuk kemandirian untuk Hira.

Sekian berbagi cerita kali ini❤

Selasa, 09 Juli 2019

Kutabawa Flower Garden- Purbalingga


Hari ahad kemarin ayah & umma ajak Hira ke tempat wisata alam Kutabawa Flower Garden (KFG), yang menjadi pertimbangan memilih tempat ini untuk dikunjungi adalah adanya taman kelinci. Kami ingin mengajak Hira melihat kelinci secara langsung, karena sebelumnya Hira sudah sering sekali melihat kelinci di video teaternya Shimajiro dan dia selalu excited.
Jarak tempuh dari Randudongkal ke KFG ini sekitar 20 KM, dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Ketika akan masuk kawasan wisata jalannya banyak yang sedang dalam masa perbaikan, menanjak & berkelok cukup tajam.
Harga tiket masuknya adalah IDR 10.000, dengan tambahan biaya IDR 1500 untuk pembangunan desa, jadi total biaya yang dikeluarkan perorangnya adalah IDR 11500, anak kecil dibawah 2 tahun gratis.
Diloket pengecekan tiket kita diberi manisan nanas madu sesuai jumlah tiket yang dibeli.
Begitu masuk, mata langsung dimanjakan hamparan luas taman bunga yang indah, kalau sebelumnya pernah ke flower garden yang dilembang, ini 2 kalinya lebih luas.
Di sebelah kiri pintu masuk ada semacam foodcourt, sayangnya pilihan menu yang ditawarkan sangat sedikit sekali. Bagusnya adalah harganya bersahabat, meskipun rasa masakannya bisa dibilang memang standar.
Untuk satu porsi tempe mendoan (cukup banyak), air mineral dan satu porsi siomay total harganya adalah IDR 23.000.



Didalam taman kelinci (gambar screen shoot dari video)

Diluar taman kelinci

Selanjutnya kami menyusuri jalan taman sebelah kiri yang melewati taman kelinci hingga mencapai puncak bukit.
Untuk memasuki taman kelinci, kita dikenai biaya lagi sebesar IDR 5000/orang sudah termasuk seikat wortel untuk pakan kelinci & domba. Sayangnya, yang lebih dominan dan agresif mengejar makanan justru domba-dombanya, padahal tujuan utama kami berkunjung kesini untuk melihat & berinteraksi dengan kelinci pun namanya taman kelinci, jadi seharusnya yang lebih banyak kelincinya bukan (?). Berkali kali kami harus berlari-larian menghindari kawanan domba yang memaksa untuk diberi makan (aslinya ngeselin pisan si domba -_-). Selesai (lebih tepatnya menyerah wkwkw) bermain ditaman kelinci, kami meneruskan langkah keatas bukit, disana terdapat beberapa spot untuk berfoto dan tempat yg menjual tanaman hias.


Dari puncak bukit kami bisa melihat dengan jelas pemandangan indah hamparan bukit-bukit lainnya.
Selain berekreasi, mengunjungi objek wisata alam bisa sekaligus menjadi media pengenalan pemahaman Tauhid, dengan menunjukkan ke anak karya² menakjubkan ciptaan Alla Ta'ala sembari bertasbih memuji Nya.
‘Hira lihat, maasyaaAllah...gunungnya besar sekali ya, itu ciptaan Allah. Indah ya, bunganya cantik ya, maasyaaAllah bunga ini dan bunga² yg tadi ciptaan Allah juga, kelinci dan domba juga..sama² ciptaan Allah. MaasyaaAllah ya Hira yah, ’. Pas lagi ngomong kayak gitu diliatin orang2 ga sih? diliatin atuh hahahha. Tapi yaudahlah, balik lagi ke niat awal, diliatin dikit gapapa lah. Ehehehe
Sesudah puas menikmati pemandangan indah dari atas, kamipun memutuskan untuk langsung pulang.
Disepanjang jalan dari parkiran menuju lokasi, ada banyak penjual sayuran, aksesoris bertema taman bunga, penjual kelinci, buah stroberi dan makanan yang bisa kita beli untuk buah tangan.
Sekian cerita liburan kami kali ini, tidak banyak gambar yang diambil karena umma & ayah fokus jaga Hira hehe.