Kamis, 14 November 2019

BB Booster #4: 1 tahun 7 bulan

Hari ini tepat usia Hira memasuki 1 tahu 7 bulan. MaasyaaAllah Tabarakallah hira udah mulai maik lagi BB nya meskipun ga sebanyak bulan² sebelumnya. Sempat turun jadi 8,5kg. Alhamdulillah puji syukur kepada Allah skrg hira udah 8,8. Semoga bulan depan bisa naik lagi satu kilo. Aamiin😢
Ayooo umma harus semangat dan fokus!!
Umma harus happy, biar bisa bikin Hira happy.
Semangat mawar, kamu pasti bisa. Ayo jangan males²an. Jangan galau²an. Fokusin ke Hira.
Semangat!! Semangat!!! Semangat!!!

Rabu, 30 Oktober 2019

Sekolah sama Umma


Sempat kebingungan untuk mengisi kegiatan harian Hira dirumah, akhirnya saya memutuskan untuk membuat kegiatan harian yang menyenangkan, terencana dan disusun secara sistematis dari hasil observasi kegiatan apa saja yang sekarang sedang Hira senangi, dia mampu lakukan & membantu memenuhi parameter perkembanganya sesuai tahapan usia. Dari hasil berselancar di internet,saya menemukan beberapa blog yang membahas tentang home schooling, diantaranya ada blognya mba Vika (Rumah Berbagi) yang menerapkan montessori dirumahnya, beliau memetakan area belajar menjadi 6 bagian, dan hal itu pula yang menjadi landasan 'pengajaran' yang akan saya terapkan ke Hira.
  • Kurikulum: Kurikulum pendidikan anak usia dini kelompok usia 1-2 tahun oleh Kiki Barkiah (baca selengkapnya disini
  • Area belajar:
  1. Practical Life
  2. Sensorial
  3. Language
  4. Math
  5. Culture
  6. Extension Lesson
  • Hasil Observasi (hal² yang disenangi anak saat ini):
  1. Menungkan air dari gelas ke gelas
  2. Tertarik pada alat tulis
  3. Memainkan stop kontak
  4. Lepas-pasang kabel charger hp
  5. Bermain dilapang
  6. Memainkan keran air
  7. Menyendoki beras
  8. Tertarik pada harmonika
  • Rencana Kegiatan (berdasarkan hasil observasi):
  1. Practical life: water pouring, scooping
  2. Sensorial : silinder block, music, bottle and the lids
  3. Language: reading, singing, flashcard, picture card
  4. Math : counting to ten, introducing number and its quantity 
  5. Culture : introducing ocean, reverse, cloud, forest through images.
  6. Extension lesson: adab, doa, reciting quran.

Selasa, 22 Oktober 2019

BB Booster #3: Pasca Typus

Bismillah.
Sedih banget di berat badannya hira yg dikit lagi masuk angka 9 Kg malah langsung turun drastis karena typus.
Sekarang usianya udah 1 tahun 6 bulan 8 hari dan masih di 8,5 Kg. Alhamdulillahnya masih di garis normal.
Harus buru² semangat lagi buat nata ulang MPASInya. Biar bisa ke kejar lagi.
Tadi pagi alhamdulillah ada makanan yg masuk walaupun ga begitu banyak. Sekarang anaknya udah ga mau sama sekali kalau di'paksa'. Musti lebih sabaaarrr banget. Nawarin berkali² dan stop kalau dia ga mau.
Dari pagi sampai siang ini udah masuk nasi dan lauknya 3sdm, pempek lenjer kecil 1 bh, puding 1 cup kecil, beberapa suap nasi goreng, semangka 1 mangkok 350ml.

Rabu, 09 Oktober 2019

BB Booster #2: Menu hari ke-1

Menu hari #1
Sarapan (07.00)
- Nasi Lemak + Telur dadar + sayur bayam
- Susu min 50 ml

Camilan#1 (10.00)
- Biskuit/ Puding Susu + Buah
- Jus jeruk+ ekstra food + multivitamin

Makan siang (13.00)
- Nasi Lemak + Soto daging
- Susu min 50 ml

Camilan#2 (15.00)
- Ubi manis/biskuit/cereal/ finger food

Makan malam (18.30 -19.00)
- Nasi biasa + sop kaki

Catatan:
- Setiap makanan berkuah bening, wajib diberi lemak tambahan (minyak) 2 sdm.


BB Booster#1: Pendahuluan

بِسْÙ…ِ اللهِ الرَّØ­ْÙ…ٰÙ†ِ الرَّحيمِ
Takaran zat gizi yang dibutuhkan di usia 1-3 tahun:

  • Energi/kalori gizi makronya 1.000 kkal
  • Protein 25 g
  • Air 1,1—1,4 liter atau 5—7 gelas per hari.
  • Gizi mikro: vitamin A 400 RE, Folat 150 µ, kalsium 500 mg, zat besi 8 mg, yodium120 µg, dan zinc/seng 8,3 mg.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi yang telah ditetapkan oleh Kemenkes RI lewat Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 Tahun 2013, inilah jumlah kebutuhan kalori anak setiap hari:
  • Usia 0-6 bulan: 550 Kkal per hari
  • Usia 7-11 bulan: 725 Kkal per hari
  • Usia 1-3 tahun: 1125 Kkal per hari
  • Usia 4-6 tahun: 1600 Kkal per hari
  • Usia 7-9 tahun: 1850 Kkal per hari
Tabel berikut merupakan rangkuman tumbuh kembang fisik anak normal sesuai usianya, berdasarkan standard yang disarankan oleh WHO untuk usia anak 1 tahun 6 bulan.
KeteranganLaki-lakiPerempuan
Underweight7.8 kg7.2 kg
Normal Bawah8.8 kg8.1 kg
Ideal Bawah9.8 kg9.1 kg
Ideal10.9 kg10.2 kg
Ideal Atas12.2 kg11.6 kg
Normal Atas13.7 kg13.2 kg
Overweight15.3 kg15.1 k

Berat badan Hira per 09 Oktober 2019 (1 tahun 5 bulan 23 hari) 8,7kg.
Target penambahan berat badan minimal 1 ons/pekan agar dapat tercapai berat badan ideal sebelum atau saat usia 24 bulan.

Sabtu, 21 September 2019

Sayang Ayah (ke dokter di Tegal)

MaasyaaAllah, tabarakallah.
Ada pengalaman unik & lucu ketika Hira, ayah dan umma ke Tegal untuk kontrol rutin Hira & cek kesehatan ayah sabtu kemarin.
Jadi ketika diruang dokter saat ayah akan di cek tekanan darahnya oleh suster, raut wajah Hira tiba² panik dan sedih, tak lama kemudian tangisnya pecah. Berkali² umma dan ayah menenangkan, memberi tahu bahwa itu hal yang biasa dan tidak menyakitkan. Sejenak hira pun bisa sedikit tenang, tangisnya hilang. Tapi raut wajahnya masih menunjukan ekspresi sedih. Begitu pengecekan selesai, Hira langsung minta turun...tangannya diulurkan seperti ingin cepat² menggapai tangan ayahnya. Pokoknya dramatik sekali😂.
Belum lama Hira memegang tangan ayah, pak dokter sudah akan memeriksa lagi, Hira yang kemudian dipangku umma kembali menangis... Bodornya (lucunya) si ayah malah senyam-senyum sambil nahan ketawa melihat kelakuan Hira yang sebegitu khawatirnya sama ayah.
Kembali kami tenangkan Hira supaya tidak usah khawatir, bilang kalau diperiksa pak dokter itu tidak apa², hal yang biasa kalau sedang sakit. Dan disini ayah sebagai contoh teladan, karena tidak menangis saat diperiksa dokter.
Hira ketika ditanya 'Hira sayang ayah?' kadang jawabannya TIDAK😂, karena ayah memang sering ngeselin, suka jahilin Hira (jail emang orangnya teh😒). Tapi setelah kejadian tadi ayahnya jadi tahu betapa Hira sayang sama ayah😘
Sampai sekarang kalau inget kejadian diruang prakter dokter ayah sama umma kadang  masih ketawa² sendiri😂😂😂

Senin, 12 Agustus 2019

Agar Bangga Menjadi Ibu Rumah Tangga

Disclaimer: Tulisan ini hanya sebuah bentuk penyemangat diri sendiri, dikala hati merasa iri, sepi dan kurang syukur.

Kalau yang dicari adalah sanjung puji dunia tentang betapa pintarnya kamu, betapa kerennya public speakingmu, betapa hebatnya kamu mengurus semua hal dengan waktu yang sama dan itu semua hal terlihat. Maka pilihan menjadi ibu rumah tangga merupakan salah jalan.
Tapi kalau yang dicari kemuliaan akhirat, insyaAllah pilihan jadi ibu rumah tangga sudah betul, karena berarti sudah menunaikan salah satu syariat Allah yang memuat banyak percabangan disana. Yang tujuannya untuk memuliakan perempuan dan mencetak manusia yang mulia (terdidik dan tarbiyahnya terjaga).
Sedangkan dunia disisi Allah tidak lebih berharga dari patahan sayap nyamuk & bangkai kambing cacat.

Tapi kalau aku berkarir diluar rumah kesempatan untuk beribadah wajib seperti sholat jadi lebih mudah, bisa lebih tepat waktu, ga diganggu anak jadi kualitasnya lebih khusyu.
Nah..justru itu "apakah mereka berpikir tidak akan Kami uji setelah beriman?", inilah tantangannya, inilah ujiannya, sejauh mana kita bisa survive mempertahankan kualitas iman, sejauh mana kita gigih untuk menggapai tingkatan kemuliaan yang ingin kita capai. Tantanganya ga cuma ujian keimanan, tapi juga godaan dari setan yang 24 jam ga ada hentinya mengajak kita untuk lalai.
Terus kalau diuji sekian kali lipat dengan tantangan yg lebih banyak apa derajat pahalanya sama? Wallaahualam, tp yang jelas disini diri akan tertempa untuk jadi pribadi yang lebih shining, shimering, speldid kawan².

Tapi aku cape, kerja ku ga dihargai, dirumah dianggapnya senang², padahal mah u know lah...makanya bisa sampai ada baby blues yang bahkan berkelanjutan menjadi PPD (post partum depression), ibunya gila.
Udah, mulai sekarang tutup harapan untuk dihargai, dimata manusia kita mah siapa atuh, tapi yakinlah sekecil apapun itu kebaikan yang kita lakukan, akan bernilai dimata Allah. Jangan berputus asa pada Rahmat-Nya.

Mulai sekarang fokus pada hal² besar buibuk.
Menanamkan tauhid pada keluarga, bahwa hanya Allah lah satu²nya sesembahan yang patut disembah, bukan sayap nyamuk patah ataupun bangkai kambing cacat (dunia). Jangan sampai kita lengah lalu diperbudak hal paling terhina (dunia).