Rabu, 07 Agustus 2019

Make up Haul Pemula (2019)

Memasuki usia 26 tahun ini, sepertinya saya perlu belajar make up. Untuk membuat penampilan lebih presentable, bukan untuk siapa² (bahkan bukan untuk suami) tapi lebih ke penghargaan ke diri sendiri.
Berkutat dengan anak dan urusan domestik membuat saya mengesampingkan penampilan, hingga pada suatu ketika, saat bercermin saya melihat ibu muda kelelahan yang kucel, kumel, kusam dan kacau, terlihat menyedihkan. Sejenak saya menatap, lalu tertawa, lucu karena saya telah mengasihani diri sendiri. Wkwkwkwkwkw

Mulai dari skincare, saya sudah menetap dan memutuskan untuk tidak akan lagi pindah kelain hati skincare, karena telah menemukan yang cocok.
- Day cream zalfa ( lightening series)
- Night cream zalfa
- Facial wash zalfa
- Milk cleanser Viva (green tea)
- Toner Viva (green tea)

Lanjut ke makeup, sebagai pemula mari kita beli barang² seperlunya saja.
- Lip cushion emina (peach)
- bedak sari ayu (kuning pengantin)
- eye shadow palet 3 warna wardah
- Maskara bening nyx
- cheeklit emina
- Tinted moisturizer.

Minggu, 04 Agustus 2019

Persiapan Toilet Training Hira



Tak terasa Hira sudah memasuki usia 16 bulan, artinya sebentar lagi akan memulai fase toilet training (tt). Dari beberapa sumber dikatakan fase toilet training dilakukan antara usia 18 bulan - 3 tahun. Tergantung dari kesiapan orangtua dan anak.
Menurut artikel yang saya baca dari elhanalearningkit.com.
Balita, umumnya akan siap dilatih toilet training saat otot-ototnya mulai dapat mengontrol kandung kemih. Biasanya di usia 18 bulan ke atas. Selain itu ditandai juga dengan kesiapan fisik dan emosi serta bahasa di usia 2-3 tahun. Jika si kecil sudah bisa duduk tegak, diapernya kering 2-3 jam, mampu memahami instruksi sederhana dan sudah mampu mengatakan keinginannya, maka insya Allah dia sudah siap masuk ke fase toilet training.

Nah, sebelum memasuki masa 'siap' untuk memulai tolilet training, sayapun mulai menyiapkan beberapa hal yang sekiranya diperlukan pada saat proses toilet training berlangsung, ataupun sebagai pendukung yang diharapkan dapat meminimalisir drama (Insyaa Allah).
Diantaranya:
- Sounding, dimulai dari beberapa bulan yang lalu, tepatnya saat Hira memasuki usia 1 tahun, ketika dia sudah bisa berdiri, jongkok & berjalan. Saya teruskan sampai sekarang.
- Perbanyak stok celana, saya mulai membeli celana tambahan sebanyak 1 lusin ditambah celana dalamnya (Antara males nyuci sama jaga² untuk cadangan 😂)
- Mengenalkan adab lewat buku, bagi saya buku berperan  sebagai media penunjang yang mempermudah ibu mengenalkan suatu hal baru kepada anak, termasuk mengenalkan adab toilet & tt.
Dari sekian banyak buku bagus tentang tt, saya memilih membeli buku bentuk softbook 3D (import) Alasannya karena dalam buku itu anak bisa diajak untuk ikut 'mengurus' si boneka yang hendak ke toilet. Soal redaksinya saya karang sendiri. Uniknya buku ini ada fitur celana lepas-pasang, pintu toilet buka-tutup, gulungan tissue 3D (yang saya kenalkan ke Hira sebagai handuk), dan simulasi mencuci tangan dari yang berbusa hingga bersih berkilaun setelah dibilas. Selain itu harganya yang pas dikantong *saya, IDR 57rban sudah termasuk ongkos kirim saat promo shopee gratis ongkir min 0 belanja heheheh.

- Mengenalkan adab ke kamar mandi secara langsung, saya mulai mencoba konsisten mengajak Hira membaca doa ketika akan dan sesudah dari kamar mandi, meskipun seringnya lupa 😅
Adapun adab² ke kamar mandi:

  • Membaca doa masuk kamar mandi
  • Masuk dengan kaki kiri
  • Tidak berbicara ketika dikamar mandi
  • Bersihkan kemaluan dengan tangan kiri
  • Mencuci tangan setelah buang hajat
  • Keluar dengan kaki kanan
  • Membaca doa keluar dari kamar mandi: غُفْرَانَكَ
    (GHUFROONAK: Ya Allah, aku memohon ampun kepadamu)
- Menerapkan adab ke diri sendiri terlebih dahulu, baru ajarkan ke anak. 

- Selalu berdoa kepada Allahﷻ , kita tidak punya daya dan upaya untuk menentukan apa yang akan terjadi nanti, makan harapan saya satu²nya setelah ikhtiar semampu yang saya bisa adalah berdoa, semoga Allahﷻ senantiasa memberikan pertolongan-Nya dan memberikan Umma kesabaran yang luas, agar toilet training ini bisa dilewati sesuai harapan & memupuk kemandirian untuk Hira.

Sekian berbagi cerita kali ini❤

Selasa, 09 Juli 2019

Kutabawa Flower Garden- Purbalingga


Hari ahad kemarin ayah & umma ajak Hira ke tempat wisata alam Kutabawa Flower Garden (KFG), yang menjadi pertimbangan memilih tempat ini untuk dikunjungi adalah adanya taman kelinci. Kami ingin mengajak Hira melihat kelinci secara langsung, karena sebelumnya Hira sudah sering sekali melihat kelinci di video teaternya Shimajiro dan dia selalu excited.
Jarak tempuh dari Randudongkal ke KFG ini sekitar 20 KM, dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Ketika akan masuk kawasan wisata jalannya banyak yang sedang dalam masa perbaikan, menanjak & berkelok cukup tajam.
Harga tiket masuknya adalah IDR 10.000, dengan tambahan biaya IDR 1500 untuk pembangunan desa, jadi total biaya yang dikeluarkan perorangnya adalah IDR 11500, anak kecil dibawah 2 tahun gratis.
Diloket pengecekan tiket kita diberi manisan nanas madu sesuai jumlah tiket yang dibeli.
Begitu masuk, mata langsung dimanjakan hamparan luas taman bunga yang indah, kalau sebelumnya pernah ke flower garden yang dilembang, ini 2 kalinya lebih luas.
Di sebelah kiri pintu masuk ada semacam foodcourt, sayangnya pilihan menu yang ditawarkan sangat sedikit sekali. Bagusnya adalah harganya bersahabat, meskipun rasa masakannya bisa dibilang memang standar.
Untuk satu porsi tempe mendoan (cukup banyak), air mineral dan satu porsi siomay total harganya adalah IDR 23.000.



Didalam taman kelinci (gambar screen shoot dari video)

Diluar taman kelinci

Selanjutnya kami menyusuri jalan taman sebelah kiri yang melewati taman kelinci hingga mencapai puncak bukit.
Untuk memasuki taman kelinci, kita dikenai biaya lagi sebesar IDR 5000/orang sudah termasuk seikat wortel untuk pakan kelinci & domba. Sayangnya, yang lebih dominan dan agresif mengejar makanan justru domba-dombanya, padahal tujuan utama kami berkunjung kesini untuk melihat & berinteraksi dengan kelinci pun namanya taman kelinci, jadi seharusnya yang lebih banyak kelincinya bukan (?). Berkali kali kami harus berlari-larian menghindari kawanan domba yang memaksa untuk diberi makan (aslinya ngeselin pisan si domba -_-). Selesai (lebih tepatnya menyerah wkwkw) bermain ditaman kelinci, kami meneruskan langkah keatas bukit, disana terdapat beberapa spot untuk berfoto dan tempat yg menjual tanaman hias.


Dari puncak bukit kami bisa melihat dengan jelas pemandangan indah hamparan bukit-bukit lainnya.
Selain berekreasi, mengunjungi objek wisata alam bisa sekaligus menjadi media pengenalan pemahaman Tauhid, dengan menunjukkan ke anak karya² menakjubkan ciptaan Alla Ta'ala sembari bertasbih memuji Nya.
‘Hira lihat, maasyaaAllah...gunungnya besar sekali ya, itu ciptaan Allah. Indah ya, bunganya cantik ya, maasyaaAllah bunga ini dan bunga² yg tadi ciptaan Allah juga, kelinci dan domba juga..sama² ciptaan Allah. MaasyaaAllah ya Hira yah, ’. Pas lagi ngomong kayak gitu diliatin orang2 ga sih? diliatin atuh hahahha. Tapi yaudahlah, balik lagi ke niat awal, diliatin dikit gapapa lah. Ehehehe
Sesudah puas menikmati pemandangan indah dari atas, kamipun memutuskan untuk langsung pulang.
Disepanjang jalan dari parkiran menuju lokasi, ada banyak penjual sayuran, aksesoris bertema taman bunga, penjual kelinci, buah stroberi dan makanan yang bisa kita beli untuk buah tangan.
Sekian cerita liburan kami kali ini, tidak banyak gambar yang diambil karena umma & ayah fokus jaga Hira hehe.

Jumat, 14 Juni 2019

Pindah ke Blog

Udah cukup lama tutup akun FB, dan sekarang udah ga ada foto pribadi sama sekali di Instagram, pun di WA strory udah jarang banget post sesuatu. Alasannya karena pengen berbagi tapi ga mau ngespam dan emang ga pengen diliat juga sebetulnya wkwkw makanya pindah ke blog karena sudah dapat dipastikan disini sepi pengunjung, ga semua tau kalau saya punya blog, jadi makin juga sedikit yang liat. Selain itu banyak juga hati yang harus dijaga, karena ga semuanya sama.

Lagian disini lebih bebas mau ngetik karena dikasih kolomnya panjang, mau nyisipin foto banyak juga bisa. Jadi lebih puas aja rasanya. Blog tu udah kayak pengganti diari tapi yang dishare sifatnya lebih umum.
Pokoknya love love lah sama blog. Walaupun masih acak-acakan, ada niatan mau diberesin. Tapi apalah daya diriku, emak-emak yang buat ke WC aja butuh siasat & perjuangan wkwkw.. (Alhamdulillah).

Libur Lebaran Pertama Hira

Sebetulnya, ini kali kedua Hira melewati momen Lebaran, hanya saja Lebaran pertamanya Hira masih bayi 8 minggu. Jadi belum merasakan momen kumpul bersama banyak orang sanak saudara.
Hari H Lebaran sampai H+2, Hira menghabiskan waktu di Majalaya, lalu selanjutnya berangkat ke rumah Bune di Garut. Baik di Majalaya maupun Garut Hira terlihat sangat menikmati momen kumpul keluarga. Karena disini dia bisa bertemu dan bermain kakak-kakak sepupu, om & tanteunya. Berbeda saat dipertauan yg hanya main berdua atau bertiga dengan ayah.
Selanjutnya Hira diajak berlibur ke Taman Mini Indonesia Indah & Akuarium Jakarta.
Ummanya Hira mau kasih sedikit reviewnya hehe.
Taman Burung TMII
Biaya masuk TMII per orang IDR 25.000, kemarin kita semobil sama uwanya Hira yg isinya 4 orang dewasa 1 batita dan 1 balita. Nah yang dihitung hanya orang dewasanya saja.
Didalam kita bisa masuk ke miniatur bangunan rumah-rumah tradisional secara gratis. Tapi untuk masuk ke wahana lain seperti Museum Iptek & Taman Burung dikenakan lagi biaya sebesar IDR 30.000/ orang, bayi dengan tinggi dibawah 80cm biayanya gratis.
Sepertinya membawa batita atau anak kecil ke taman burung adalah hal yang sangat pas. Karena disini banyak sekali aneka jenis burung endemik Indonesia..cukup komplit dan tidak semuanya dikandangi..jadi kita melihat & berinteraksi dengan para burung sangat dekat. Didalam kita juga bisa membeli pakan & memberi makan burung. Tapi sayangnya tidak semua burung sesuai dengan pakan yang bisa kita beli.
Selain burung juga ada beberapa kolam bebek, angsa, ikan dan kura-kura.
Kolam Angsa, Ikan & Kura-Kura paling luas di taman burung TMII
Selain melihat berbagai macam jenis burung, kita juga bisa berfoto dengan beberapa burung jinak. Untuk satu burung yang ikut berfoto dikenakan biaya IDR 10.000.

Hira bersama ayah & uwa.
Karena hari sudah cukup sore & takut terjebak macet, kita hanya berkeliling di Taman Burung saja. Itupun udah cukup lumayan menguras energi karena tempatnya luas sekali dan ada beberapa jalan yang menanjak -menurun.
Yang berkesan dari kunjungan ke Taman Burung TMII ini adalah, pertama Hira dibuat takjub dengan aneka jenis burung ciptaan Allah subhanahu wa ta'ala, yang Ummanya saja dikit-dikit bilang ke Hira 'Hira lihat, disana burungnya cantik ya...maasyaaAllah.., maasyaaAllah burungnya besar sekali, maasyaaAllah burungnya bagus' dsb. Lalu yang kedua momen lari-larian dikejar burung besar gatau namanya apa. Sebenarnya yang 'dikejar-kejar' itu uwa sofi & kaka Raaiq, tapi kita yang lihatnya jadi takut lewat & ikut-ikutan lari wkwkwkwkw. Padahal sih burungnya mah gapapa, sekedar mau lewat aja. Cuma kitanya riweuh duluan. Hahaha

Akuarium Jakarta
Kalau ini review lengkapnya menyusul hehe. Soalnya masih harus tanya-tanya soal tiket masuk dan biaya lainnya kemarin habis berapa. Ummanya cuma fokus ngawasin Hira yang gamau digendong & lagi seneng-senengnya jalan & lari-larian ditempat luas.
Tapi yang pasti Akuarium Jakarta amat sangat direkomendasikan untuk dikunjungi, apalagi bawa anak kecil. Udah pasti bakal seneng banget & lagi-lagi dibuat takjub sama ciptaan Allah subhanahu wa ta'ala. Karena memang jenis Ikan yang dikoleksi disini cukup lengkap, tapi ya ga ada Paus atau Ikan-Ikan laut yang gede-gede banget & mulai langka mah hehe. 
Selain berbagai jenis ikan ada juga berbagai peraian non ikan. Seperti berang-berang, kepiting besar, dll..lupa apa aja hehe..yang pasti cukup banyak. Oh iya, ada juga pinguin. Tapi kalau mau lihat pinguin kita harus beli tiket premium dan masuk ke restaurant pengiun yang ada didalam akurium jakarta.




Senin, 10 Juni 2019

Ramadhan Pertama Hira (13m+)


Aktifitas Ramadhan Pertama Hira di Rumah & Warung Nenek❤

Ramadhan pertama Hira berkesan di dua minggu terakhir, karena Hira melewatinya dirumah nenek di Majalaya. Disini Hira juga makin lancar jalan bahkan berlari kecil.
Nenek Hira dirumah buka warung, jadi Hira hampir setiap hari ke warung, bolak-balik warung, pokoknya betah banget disana. Kalau udah di warung Hira suka gamau pulang.
Hira senang betul pegang barang-barang yang dipajang & digantung. Banyak sekali item yang bisa ia eksplorasi.
Dan salah satu yang terpenting, disini Hira belajar besosialiasi. Setelah sebelumnya Hira suka histeris sendiri kalau ketemu orang baru (terutama laki-laki), setelah di 'training' diwarung kemapuan Hira bersosialisasi sangat berkembang pesat, sekarang Hira kalau temu orang baru bisa langsung salim, ga nangis maasyaaAllah..
Karena memang diwarung Hira diajak untuk ikut melayani pembeli, seperti menerima uang, memberikan barang ke pembeli, yang tentunya sesuai dengan kemampuan Hira saat itu. Dan yang terpenting Hira sangat happy menjalaninya.

Selasa, 21 Mei 2019

Wish list buku Hira (0-7 tahun)


Salah satu media untuk mengenalkan dan merawat fitrah anak adalah buku, lewat buku orangtua lebih terbantu mengajarkan nilai² yang sesuai dengan fitrah anak sebagai makhluk ciptaan Allahﷻ.
Banyak sekali jenis buku anak yang ditawarkan  & begitu variatif, pun dengan harganya. Mulai dari ribuan hingga jutan, hal ini membuat saya sebagai orang tua merasa galau (meni gaya aku, galaunya naik tingkat wkwkwkwk😂😂😂).
Sekian lama bergejolak batin, antara ingin beli buku anak paketan yang harganya jutaan (karena promosinya yang terlihat begitu meyakinkan) dengan bisikan hati bahwa: 'jangan war, kalau di hitung-hitung harga persatu bukunya terlalu ga rasional', bismillah..akhirnya ummamu ini Hira, memutuskan untuk beli eceran saja dari berbagai penerbit. Dengan pertimbangan:
- Ayah kurang setuju kalau beli buku paketan jutaan, kalau ayah aga ga setuju terus yang nanti bayar siapa, secara kan cuma ayah donatur tetapnya😂
- Harga yang irasional, kalau ada yang pernah mampir di blognya mba Halina Said, pasti sudah tau bagaimana hitung²annya beliau terhadap produksi satu buah buku anak, sampai kepada kesimpulan bahwa dunia bermain anak (termasuk buku) kini sudah tersentuh komersialisme, konsumerisme dan kapitalisme.
- Membeli sesuai dengan yang anak butuhkan dalam waktu dekat, untuk menghindari sifat berlebih²an.
- Selektif memilih penerbit, beberapa waktu lalu saya sempat kaget karena ada isu bahwa salah satu pendiri Mizan adalah syiah, namun Mizan telah mengkonfirmasi ulang di web resmi mereka, bahwa tidak ada satupun dari pendiri Mizan yang beraliran syiah. Mengapa ini menjadi penting, karena kita tahu bahwa banyak pemahaman syiah yang menyimpang dari ajaran Islam meskipun mereka mengaku bagian dari Islam, terlebih dikhawatirkan adanya propaganda² yang disisipkan dalam buku anak² yang bisa merusak aqidah anak.
- Hanya membeli buku dengan nilai² keislaman, oleh karenamya saya memutuskan untuk lebih banyak membelikan buku anak penerbit lokal, terkecuali untuk pengetahuan umum atau ensiklopedia, itupun masih tetap disortir mana yang layak mana yang tidak.
Dari hasil pemikiran diatas, saya membuat kerangka pengumpul yang terinspirasi dari blognya mba Naila Tazkiyya, untuk lebih mudah membuat skala prioritas dan memetakan per-sub tema & judul. Berikut penjabarannya:
A. Fitrah Keimanan – termasuk di dalamnya tauhid/aqidah, akhlaq; kisah keteladanan para Nabi, orang sholih, dan tokoh inspiratif; imaji positif terhadap agama dan ibadah; nilai-nilai kebaikan.
1. Tauhid/aqidah
(0-1 tahun) 
- Aku (high contrast book) by Kartika Amalia🔵
(1-5 tahun)
- Yang Maha Menciptakan by sakeena☑
- Aku Ingat Allah by sakeena☑
- Seri Asmaul Husna- Aku Bersikap Adil (Al Adl) by Dar! Mizan☑
- Seri Asmaul Husna- Aku Mengakui Kesalahan by Dar! Mizan☑
- Mengenal Asmaul Husna (buku pegangan buat ummanya)☑
(3+ tahun)
- Aku cinta Allah by Perisai Qids🔵
- Rukun Iman by Perisai Qids 🔵
- Aku cinta Islam by Perisai Qids🔵
2. Akhlak:
2.1 Keteladanan Para Nabi:
(1-5 tahun)
- Seri Sifat Rasulullah ﷺ, buku terdiri dari 4 judul (siddiqh, tabligh, amanah, Fathonah) by Dar! Mizan☑
- Seri Cerita Nabiku : Pemaaf- Nabi yusuf, Sabar- Nabi Muhammadﷺ, Cerdas-Nabi Ibrahim, Berani-Nabi Daud, Dermawan-Nabi Ayyub🔵
(3+ tahun)
- Aku cinta Rasulullah ﷺ  by Perisai Qids🔵
- Rasulullahﷺ Teladanku by Perisai Qids🔵
- Kecil-kecil Berakhlaq Rasulullah by Perisai Qids🔵
2.2 Keteladanan Orang Shalih & Tokoh Inspiratif:
(1-5 tahun)
- Seri sahabat nabi: Abu bakar, Umar, Usman bin Affan, Ali, Khadijah, Fatimah.🔵
- Seri kisah dalam alquran: pemilik 2 kebun, ashabul kahfi dll by Mizan🔵
(3+ tahun)
Buku-buku terbitan Perisai Qids
- Serial Ulama Ahlusunnah🔵
- Serial Sahabat dijamin Masuk Surga vol 1&2🔵
- Wanita-wanita dijamin masuk surga vol 1&2 🔵
- Ksatria pilihan Allah ﷻ 🔵
- Kisah sahabat Cilik Rasulullah ﷺ🔵
- Super hero islam🔵
- Sejarah 25 nabi dan Rasul🔵
- Peperangan Rasulullahﷺ🔵
- Al- Quran bercerita🔵
2.3 Imaji Positif terhadap Agama & Ibadah
- Aku Sholat 5 waktu by Dar! Mizan ☑
- Seri anak hebat: Aku senang mengaji by noura book mizan☑
- Ramadhan pertamaku by Hoopoe☑
- Hijaiyah Animal Series by Hoopoe☑
- Seri adab sehari-hari by Gema Insani☑
2.4 Nilai- Nilai Kebaikan
(1tahun+)
- Talqin Akhlak Anak : Ayah Tersayang byAhlan book☑
-Talqin Akhlak Anak: Bunda Tersayang by Ahlan book☑
- Talqin Akhlak Anak: Adik Tersayang by Ahlan book🔵
- Talqin Akhlak Anak: Kakak Tersayang by Ahlan book🔵
- Seri anak hebat by Noura book Aku bilang: Permisi☑, Maaf, Tolong, Terimakasih.
(2-
- Seri Akhlak Mulia Riyadush Shalihin by Ahlan🔵

B. Fitrah Belajar dan Bernalar – termasuk di dalamnya penyempurnaan bahasa Ibu, kemandirian, pengenalan alam dan kehidupan bermasyarakat, imaji positif tentang alam dan belajar.Kesemuanya dalam rangkaian menumbuhkan intellectual curiosity, creative imagination, art of discovery and invention, noble attitude.
Penyempurnaan bahasa Ibu:
(0 tahun)
- Oh si burung hantu by cleviena noura book☑
- Baby Animal ☑
- Set Seri My First Word☑
(1-3 tahun)
- Seri Cerita Binatang (dalam Alquran): Unta, semut, Gajah, Keledai, Anjing, Paus🔵
(3+ tahun)
- Buku berima
- Genius English for Kids
- Asyiknya berbahasa Arab by Perisai Qids🔵
Pengenalan Alam & kehidupan bermasyarakat:
- Look inside: My Body🔵
- See inside: Iklim dan Cuaca by usborne🔵
- See inside: Alam Semesta by usborne🔵
- Seri Aku Ingin Tahu tentang: Dunia Kita, Makanan, Alam, Tumbuhan.🔵
- Seri profesor cilik by ZYD🔵
- Ensiklopedia anak BIP🔵
Dll
Kemandirian:
- Aku bisa makan sendiri🔵
- It's potty time☑
- Seri anak hebat: Aku bisa melakukannya☑
- Seri anak hebat: Aku senang membantu🔵
C. Fitrah Bakat – termasuk di dalamnya pencarian sifat unik anak (tanpa membenturkan dengan adab / akhlaq) dan dokumentasi portofolio anak
- Pandunan Tumbuh Kembanng by Rumah Dendelion☑
- Keajaiban 7 Indra by Rumah dendelion☑
- Islamic Montessori (0-3 tahun) by Zahra Zahira☑
- Buku Portofolio anak by Andita A. Aryoko🔵
D. Fitrah Seksualitas – termasuk di dalamnya pengenalan fitrah laki-laki dan perempuan, adab berpakaian di depan umum, dan lain -lain.
(1-5tahun)
- Little Abid: Aku berbeda dengan Syafa☑
(7+ tahun)
- Menanti masa baligh by Perisai Qids🔵

Buku² diatas sebagian telah kami miliki (yang bertanda centang merah) dan banyak pula yang masih menjadi wish list untuk dibeli (yang bertanda bulat biru), mungkin nantinya ada yang tidak jadi kami beli & kami ganti dengan buku yang dirasa lebih bervalue. Untuk sekarang kami memfokuskan pada pengenalan tauhid dan aqidah. Dengan harapan ketika Hira besar nanti, ia sudah menganal siapa dirinya, untuk apa ia dicipkan, siapa Tuhannya. Sehingga ia tidak akan bertanya lagi kenapa saya harus sholat, puasa, kenapa saya harus berbuat baik, kenapa saya harus ini dan itu (dalam rangka kebaikan). Karena ia telah mengenal Tuhannya, menemukan jawabannya, bahwa semuanya semata-mata karena Allahﷻ . Tetapi kembali lagi pada prinsip "Hanya memberi tak harap kembali", orang tua hanya mampu berikhtiar terbaik (semampu yang bisa diberikan) dengan doa terbaik, hasil akhirnya tetap hak perogratif Allahﷻ .